REVIEW: KARAKTERISTIK MEKANIK DAN FISIK EDIBLE FILM PATI UMBI DENGAN DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI GLISEROL
DOI:
https://doi.org/10.63071/x8fwnf64Keywords:
edible film, glycerol, starchAbstract
Meningkatnya perhatian terhadap pencemaran lingkungan telah mendorong pengembangan kemasan pangan
biodegradable, termasuk edible film berbasis pati. Pati dari umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan talas banyak
digunakan karena tersedia melimpah, bersifat biodegradable, ekonomis, serta memiliki kemampuan membentuk film yang
baik. Namun, edible film berbasis pati umumnya memiliki kelemahan berupa sifat rapuh dan mudah retak sehingga
memerlukan penambahan pemlastis, seperti gliserol. Tinjauan ini bertujuan mengevaluasi pengaruh berbagai konsentrasi
gliserol terhadap karakteristik fisik dan mekanik edible film berbasis pati umbi-umbian. Kajian dilakukan melalui analisis
literatur ilmiah terkait sifat ketebalan, kuat tarik, elongasi saat putus, kelarutan, dan permeabilitas uap air. Hasil kajian
menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi gliserol umumnya meningkatkan fleksibilitas dan nilai elongasi, tetapi
menurunkan kuat tarik akibat berkurangnya interaksi antarmolekul dalam matriks pati. Selain itu, gliserol berpengaruh
terhadap ketebalan, kadar air, dan sifat penghalang film. Konsentrasi gliserol yang terlalu tinggi dapat menurunkan integritas
struktural dan stabilitas film. Oleh karena itu, optimasi konsentrasi gliserol menjadi faktor penting untuk menghasilkan edible
film dengan keseimbangan sifat mekanik dan fisik yang sesuai untuk aplikasi kemasan pangan.
