ANALISIS INDEKS GLIKEMIK, BEBAN GLIKEMIK, KANDUNGAN SERAT, DANGIZI MIKRO PADA PANGAN LOKAL MIE KABUTO SEBAGAI PANGAN POKOKALTERNATIF BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS
DOI:
https://doi.org/10.63071/kbq9kd69Keywords:
beban glikemik, diabetes melitus, indeks glikemik, mi KabutoAbstract
Kabuto merupakan pangan tradisional khas Sulawesi Tenggara yang berpotensi dikembangkan
sebagai alternatif pangan pokok bagi penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
indeks glikemik (IG), beban glikemik (BG), kandungan serat, serta mikronutrien pada mi Kabuto. Analisis
kandungan gizi dilakukan pada Kabuto mentah dan rebus, meliputi serat, kolesterol, vitamin A, besi (Fe),
kalium (K), kalsium (Ca), dan natrium (Na). Uji indeks glikemik melibatkan 10 subjek sehat dengan glukosa
murni sebagai pangan acuan. Puncak respons glukosa darah terjadi pada menit ke-30 setelah konsumsi
glukosa maupun mi Kabuto. Nilai indeks glikemik mi Kabuto sebesar 32,9%, yang termasuk kategori
rendah, sedangkan beban glikemiknya sebesar 12,3 per 100 g sajian, termasuk kategori sedang.
Kandungan serat pada Kabuto mentah dan rebus masing-masing sebesar 1,55% dan 0,94%, sedangkan
kandungan vitamin A berkisar 6,10–9,44 µg/g. Kabuto juga mengandung mineral penting, termasuk Fe, K,
Ca, dan Na. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mi Kabuto memiliki karakteristik glikemik yang
menguntungkan dan kandungan mikronutrien yang berpotensi mendukung pengelolaan diabetes melitus,
sehingga layak dipertimbangkan sebagai alternatif pangan pokok fungsional.
