PENGARUH BERBAGAI MACAM PENGEMASAN DISTRIBUSI TERHADAP MUTU SAWI PUTIH (Brassica pekinensi L)
DOI:
https://doi.org/10.63071/ha06yr73Keywords:
kemasan, sawi putih, pascapanenAbstract
Penanganan pascapanen merupakan tahap penting untuk mempertahankan kesegaran dan mutu sayuran selama
distribusi. Pengemasan dapat melindungi produk dari kerusakan fisik dan mempertahankan karakteristik mutu selama
proses transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai jenis kemasan distribusi terhadap kerusakan
fisik dan mutu sawi putih selama transportasi serta menentukan jenis kemasan terbaik. Penelitian menggunakan
Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan jenis kemasan, yaitu keranjang bambu, kotak styrofoam, kardus
bersekat, kardus, dan palet kayu, dengan empat kali ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Data dianalisis
menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis
kemasan tidak berpengaruh nyata terhadap susut bobot dan tekstur, tetapi berpengaruh nyata terhadap kerusakan
mekanis, kadar air, dan kadar vitamin C. Kemasan kotak styrofoam merupakan perlakuan terbaik dengan susut bobot
sebesar 3,41%, kerusakan mekanis 8%, tekstur 75,54 gf/mm², kadar air 64,21%, dan kadar vitamin C 59,97 mg. Dengan
demikian, penggunaan kotak styrofoam merupakan jenis kemasan distribusi terbaik dalam mempertahankan mutu sawi
putih selama transportasi berdasarkan parameter yang diamati.
