PENGARUH PENAMBAHAN GULA AREN TERHADAP KARAKTERISTIK KIIMIA DAN UJI ORGANOLEPTIK KOPI BUBUK BIJI SALAK
DOI:
https://doi.org/10.63071/w9n31w87Keywords:
salak seed, palm sugar, coffee powder, organoleptic, chemical characteristicsAbstract
Biji salak merupakan hasil samping buah salak yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman
alternatif, sedangkan gula aren dapat digunakan sebagai pemanis alami untuk meningkatkan karakteristik produk. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan gula aren terhadap karakteristik kimia dan organoleptik kopi bubuk biji
salak serta menentukan perlakuan terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan,
yaitu penambahan gula aren sebanyak 0, 5, 10, dan 15 g pada 10 g kopi bubuk biji salak, dengan tiga kali ulangan. Parameter
yang diamati meliputi kadar air, aktivitas antioksidan menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil, serta karakteristik
organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan
dengan uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula aren memengaruhi
karakteristik kopi bubuk biji salak. Kadar air produk berkisar antara 2,95–4,63% dan masih memenuhi persyaratan mutu kopi
bubuk. Perlakuan penambahan 15 g gula aren menghasilkan skor kesukaan tertinggi untuk warna (4,37), aroma (4,13), rasa
(3,89), dan tekstur (4,20). Penambahan gula aren sebanyak 15 g merupakan perlakuan terbaik berdasarkan karakteristik
organoleptik dan berpotensi meningkatkan penerimaan kopi bubuk biji salak sebagai produk minuman alternatif bernilai
tambah.
