EKSPLORASI KAPULAGA LOKAL CIAMIS DALAM MINUMAN FUNGSIONAL: FORMULASI DAN EVALUASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN UNTUK KESEHATAN TENGGOROKAN
DOI:
https://doi.org/10.63071/rcpnn549Keywords:
Antioksidan, Fitokimia, Kapulaga, Minuman Fungsional, Uji OrganoleptikAbstract
Kapulaga lokal Ciamis merupakan salah satu rempah lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku
minuman fungsional karena mengandung berbagai senyawa bioaktif dan memiliki aktivitas antioksidan. Pemanfaatannya
dalam minuman dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan produk berbasis bahan pangan lokal yang memiliki
karakteristik fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik minuman fungsional berbasis kapulaga
berdasarkan karakteristik organoleptik, kandungan fitokimia, dan aktivitas antioksidan. Penelitian menggunakan Rancangan
Acak Lengkap dua faktor, yaitu jenis kapulaga, dengan kulit dan tanpa kulit, serta konsentrasi kapulaga sebesar 100, 150,
dan 200 g. Data organoleptik dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf
kepercayaan 95%. Formulasi terbaik selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui kandungan fitokimia dan diuji
aktivitas antioksidannya menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapulaga
tanpa kulit dengan konsentrasi 100 g merupakan formulasi terbaik berdasarkan tingkat penerimaan panelis. Formulasi
tersebut menunjukkan hasil positif terhadap senyawa flavonoid, fenolik, tanin, saponin, dan alkaloid serta memiliki aktivitas
antioksidan yang tergolong sangat kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 35,21 ppm. Kapulaga tanpa kulit berpotensi dikembangkan
sebagai bahan baku minuman fungsional berdasarkan karakteristik organoleptik, kandungan fitokimia, dan aktivitas
antioksidan yang diperoleh.
