PENGARUH KONSENTRASI SARI BUAH SENDUDUK (Melastoma malabathricum L.) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN SENSORIS HARD CANDY
DOI:
https://doi.org/10.63071/fszt4h63Abstract
Buah senduduk (Melastoma malabathricum L.) merupakan sumber alami antosianin yang berpotensi dimanfaatkan
sebagai pewarna alami sekaligus bahan fungsional dalam produk kembang gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh konsentrasi sari buah senduduk terhadap karakteristik fisikokimia dan sensoris hard candy serta menentukan
konsentrasi terbaik berdasarkan mutu produk dan tingkat penerimaan panelis. Penelitian menggunakan Rancangan Acak
Lengkap dengan enam taraf konsentrasi sari buah senduduk, yaitu 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%, dengan tiga kali
ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, kadar abu, gula pereduksi, total padatan terlarut, pH, kadar antosianin,
serta karakteristik sensoris yang meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan penampakan. Peningkatan konsentrasi sari buah
senduduk berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap karakteristik fisikokimia dan berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap
karakteristik sensoris hard candy. Peningkatan konsentrasi sari buah meningkatkan kadar air, kadar abu, gula pereduksi,
total padatan terlarut, dan antosianin, serta menurunkan nilai pH. Konsentrasi 15% menghasilkan kadar antosianin tertinggi,
tetapi kadar gula pereduksinya sedikit melebihi batas maksimum yang ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia.
Berdasarkan karakteristik sensoris dan mutu fisikokimia, konsentrasi sari buah senduduk 12% merupakan perlakuan terbaik dengan tingkat penerimaan panelis tertinggi. Sari buah senduduk berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pewarna alami
dalam pengembangan hard candy.
