OPTIMALISASI KONSENTRASI ACETOBACTER XYLINUM DALAM MENINGKATKAN KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI NATA DE CHEESE
DOI:
https://doi.org/10.63071/zc94ya03Keywords:
Acetobacter xylinum, nata de cheese , tingkat kesukaan, whey keju, karakteristik fisikokimiaAbstract
Nata de cheese merupakan produk pangan berbasis selulosa bakteri yang dapat dihasilkan melalui fermentasi whey
keju menggunakan Acetobacter xylinum. Konsentrasi Acetobacter xylinum merupakan salah satu faktor yang dapat
memengaruhi pembentukan selulosa serta karakteristik fisikokimia dan sensori nata de cheese. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi pengaruh konsentrasi Acetobacter xylinum terhadap karakteristik fisikokimia dan tingkat kesukaan nata de
cheese serta menentukan konsentrasi yang menghasilkan karakteristik produk terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan
Acak Lengkap dengan lima taraf konsentrasi Acetobacter xylinum, yaitu 4% (P1), 8% (P2), 12% (P3), 16% (P4), dan 20%
(P5). Parameter yang diamati meliputi ketebalan, tingkat kecerahan, pH, kadar air, serta tingkat kesukaan terhadap rasa,
aroma, warna, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Acetobacter xylinum berpengaruh nyata (P<0,05)
terhadap ketebalan, tingkat kecerahan, dan pH nata de cheese. Ketebalan meningkat dari 3,32 ± 0,22 mm pada P1 menjadi
8,47 ± 0,22 mm pada P5, sedangkan nilai kecerahan meningkat dari 38,84 ± 0,72 menjadi 45,07 ± 0,46. Nilai pH menurun
dari 4,83 ± 0,04 menjadi 4,29 ± 0,07, sedangkan kadar air berkisar antara 98,63–98,72%. Perlakuan P5 menghasilkan tingkat
kesukaan tertinggi terhadap rasa (4,76 ± 0,43), aroma (4,13 ± 0,86), dan tekstur (4,56 ± 0,57). Berdasarkan karakteristik
fisikokimia dan sensori yang diamati, konsentrasi Acetobacter xylinum sebesar 20% merupakan perlakuan terbaik untuk
menghasilkan nata de cheese.
