SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH BAKAU APIAPI PUTIH (Avicennia marina) DENGAN METODE BERBEDA
DOI:
https://doi.org/10.63071/d956qn48Keywords:
Antioksidan, Avicennia marina , fitokimia, DPPHAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi kimia, hasil skrining fitokimia, dan aktivitas antioksidan ekstrak
buah bakau api-api putih (Avicennia marina). Analisis komposisi kimia meliputi kadar air, abu, protein, lemak, dan
karbohidrat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua perlakuan metode ekstraksi dan dua kali
ulangan, yaitu metode maserasi menggunakan etanol 70% dan metode perebusan. Data dianalisis menggunakan analisis
varians (ANOVA) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan metode ekstraksi
memberikan perbedaan rendemen yang signifikan. Rendemen ekstraksi dengan metode perebusan lebih tinggi
dibandingkan metode maserasi, masing-masing sebesar 45,07 ± 0,50% dan 7,50 ± 0,21%. Komposisi kimia buah api-api
putih menunjukkan bahwa kadar karbohidrat merupakan komponen tertinggi dibandingkan kadar air, abu, protein, dan
lemak. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa kedua metode ekstraksi tidak berbeda nyata dan sama-sama
mengandung senyawa alkaloid, steroid, triterpenoid, flavonoid, saponin, dan tanin. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan
metode DPPH untuk menentukan nilai IC₅₀. Ekstrak hasil maserasi menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 59,58 ± 8,62 ppm,
sedangkan metode perebusan sebesar 80,09 ± 6,70 ppm. Nilai IC₅₀ tersebut termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan
kuat.
