PENGARUH PERBEDAAN PROPORSI TEMPE DAN LABU (Cucurbita moschata) TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET

Authors

  • Hidayatun Muyasyaroh, S.Pi., M.T.P. Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Author
  • Febriani Lukitasari, S.Pd., M.Pd. Program studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Author
  • Diwyacitta Antya Putri, S.TP., M.Sc., M.P. Program studi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian, Fakultas Ketahanan Pangan, Universitas Negeri Surabaya Author
  • Nugrahani Astuti, S.Pd., M.Pd. Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Author
  • Aulia Bayu Yushila, S.TP., M.T. Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Author
  • Novia Tesalonika Amanda Rerung, S.Par., M.Sc. Program Studi Pariwisata, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Author
  • Nada Itorul Umam , S.Pi., M.Sc. Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.63071/kr7d3965

Keywords:

tempe, labu, nugget, fisikokimia, organoleptik

Abstract

Nugget merupakan salah satu produk pangan olahan yang praktis dan digemari berbagai kalangan, baik anak-anak hingga orang dewasa. Inovasi bahan baku berbasis pangan lokal diperlukan untuk menigkatkan nilai gizi dan keberlanjutan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perbedaan proporsi tempe dan labu (Cucurbita moschata) terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik nugget. Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat formula penelitian yaitu P0 (250:0), P1 (150:100), P2 (100:150) dan P3 (50:200) untuk masing-masing proporsi tempe dan labu kuning. Pengamatan dilakukan terhadap karakteristik nugget meliputi tingkat kesukaan melalui uji hedonik, warna dan nilai proksimat. Hasil penelitian pada uji hedonik yaitu atribut aroma menunjukkan p value < 0.05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antar sampel. Dari hasil uji hedonik diperoleh produk terbaik pada perlakuan P3. Warna nugget terbaik pada parameter b* menunjukkan nilai perbedaan yang sinifikan (p<0.05). Hasil analisis proksimat didapatkan perlakuan terbaik pada P3 dengan nilai kadar protein, lemak, air, abu dan karbohidrat masing-masing 10,60%; 17,59%; 46,25%; 1,70%; dan 23,87%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan produk berbasis bahan pangan lokal yang tidak hanya disukai secara sensori namun memiliki kandungan gizi yang baik. Formulasi tempe dan labu kuning berpotensi digunakan sebagai alternatif produk nugget fungsional dalam mendukung diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

PENGARUH PERBEDAAN PROPORSI TEMPE DAN LABU (Cucurbita moschata) TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET. (2025). Jurnal Sains Dan Teknologi Pangan, 10(6). https://doi.org/10.63071/kr7d3965

Similar Articles

11-20 of 74

You may also start an advanced similarity search for this article.