Pengaruh Lama Pembekuan (Freezing) Terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Nasi Putih (Oryza sativa L.) Beku
DOI:
https://doi.org/10.63071/m1c7yp66Keywords:
Lama pembekuan, nasi beku, nasi putih, pati resistenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pembekuan terhadap sifat organoleptik dan fisikokimia nasi putih setelah penyimpanan pada suhu rendah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu lama pembekuan dengan lima perlakuan dan tiga ulangan: A0 (0 jam), A1 (48 jam), A2 (96 jam), A3 (144 jam), dan A4 (192 jam), sehingga terdapat 15 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA), dan bila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pembekuan berpengaruh signifikan terhadap kualitas organoleptik nasi putih secara hedonik dan deskriptif; semakin lama dibekukan, kualitas menurun. Nilai parameter tekstur 4,13–3,13 (hedonik) dan 4,23–3,13 (deskriptif), aroma 4,23–3,47 (hedonik) dan 4,23–3,53 (deskriptif), rasa 4,17–3,47 (hedonik) dan 4,27–3,20 (deskriptif), serta warna 4,03–3,23 (hedonik). Kadar air dan abu menurun (56,9%–51,5% dan 0,40%–0,37%), sedangkan kecerahan warna (L) meningkat (73,74–78,02). Uji pati resisten pada A0 dan A2 menunjukkan peningkatan dari 1,16% menjadi 1,70%.
